Rabu, 27 Maret 2013

Organisasi Secara Umum (Meilani Irnaningsih, 24212526, 1EB12)



ORGANISASI SECARA UMUM

Secara umum, organisasi dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang terdiri dari sekelompok individu yang melalui suatu hierarki sistematis dalam pembagian kerja dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara structural dan sistematis. Beradasarkan definisi tersebut,organisasi memiliki beberapa batasab-batasan yang dapat di gambarkan dalam sebuah organisasi.

Syarat-syarat tertentu yang harus terpenuhi dalam sebuah organisasi:

a).Adanya struktur atau jenjang jabatan, kedudukan yang memungkinkan semua individu dalam organisasi memiliki perbedaan posisi yang jelas seperti pimpinan,staf pimpinan dan karyawan.

b) Dalam sebuah organisasi ada pembagian kerja. Artinya setiap individu dalam institusi,baik yang sifatnya komersial maupun social memiliki satu bidang pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.

Secara umum, organisasi juga dapat diartikan sebagai wadah tempat orang-orang berkumpul,bekerja sama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali. Dalam hal memanfaatkan sumber daya materi maupun non materi sarana dan prasarana, dan data yang digunakan secara efisien serta efektif untuk mencapai tujuan organisasi.
Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
  • Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
  • James D. Mooney  mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
  • Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
  • Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran.
Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.
  • Macam-macam kelompoknya:

Menurut Robert Bierstedt, kelompok memiliki banyak jenis dan dibedakan berdasarkan ada tidaknya organisasi, hubungan sosial antara kelompok, dan kesadaran jenis. Bierstedt kemudian membagi kelompok menjadi empat macam:

* Kelompok statistik, yaitu kelompok yang bukan organisasi, tidak memiliki hubungan sosial dan kesadaran jenis di antaranya. Contoh: Kelompok penduduk usia 10-15 tahun di sebuah kecamatan.
* Kelompok kemasyarakatan, yaitu kelompk yang memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan sosial di antara anggotanya.
* Kelompok sosial, yaitu kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan berhubungan satu dengan yang lainnya, tetapi tidak terukat dalam ikatan organisasi. Contoh: Kelompok pertemuan, kerabat.
* Kelompok asosiasi, yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan ada persamaan kepentingan pribadi maupun kepentingan bersama. Dalam asosiasi, para anggotanya melakukan hubungan sosial, kontak dan komunikasi, serta memiliki ikatan organisasi formal. Contoh: Negara, sekolah.
  • Macam” Organisasinya :

UN = United Nation = PBB (1945)
UNICEF = United Nations International Childrens Emergency Fund (1946), namun namanya diganti setelah thn 1953 menjadi: United Nations Children’s Fund.
UNESCO = the United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (16 November 1945)
UNCHR = United Nations Commission on Human Rights (2006)
UNHCR = Uited Nations High Commissioner for Refugees (14 Desember 1950)
UNDPR = The United Nations Division for Palestinian Rights (2 Desember 1977)
UNSCOP = The United Nations Special Committee on Palestine (May 1947, oleh 11 negara),dsb.

  • ciri-ciri organisasi social:

Menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

1. Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.

2. Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.

3. Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”.

4. Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu.
  • Factor yang mempengaruhi organisasi sebagai berikut:
Banyak pendapat yang mengemukakan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas organisasi, namun pada dasarnya pendapat-pendapat tersebut telah terangkum dalam hasil penelitian Richard M. Steers, seperti teori mengenai pembinaan organisasi yang menekankan adanya perubahan yang berencana dalam organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas organisasi. Jadi keberhasilan pembinaan organisasi akan mengakibatkan keberhasilan organisasi.
  • 4 macam faktornya:
1. Karakteristik Organisasi
Karakteristik organisasi terdiri dari struktur dan teknologi. Struktur diartikan sebagai hubungan yang relatif tetap sifatnya, merupakan cara suatu organisasi menyusun orang-orangnya untuk menciptakan sebuah organisasi yang meliputi faktor-faktor seperti deentralisasi pengendalian, jumlah spesialisasi pekerjaan, cakupan perumusan interaksi antar pribadi dan seterusnya. Secara singkat struktur diartikan sebagai cara bagaimana orang-orang akan dikelompokkan untuk menyelesaikan pekerjaan.
Teknologi menyangkut mekanisme suatu organisasi untuk mengubah masukan mentah menjadi keluaran jadi. Teknologi dapat memiliki berbagai bentuk, termasuk variasi-variasi dalam proses mekanisme yang digunakan dalam produksi, variasi dalam pengetahuan teknis yang dipakai untuk menunjang kegiatan menuju sasaran. Ciri organisasi yang berupa struktur organisasi meliputi faktor luasnya desentralisasi.

Faktor ini akan mengatur atau menentukan sampai sejauh mana para anggota organisasi dapat mengambil keputusan. Faktor lainnya yaitu spesialisasi pekerjaan yang membuka peluang bagi para pekerja untuk mengembangkan diri dalam bidang keahliannya sehingga tidak mengekang daya inovasi mereka.

2)     Karakteristik Lingkungan
Karakteristik lingkungan ini mencakup dua aspek yaitu internal dan eksternal. Lingkungan internal dikenal sebagai iklim organisasi. Yang meliputi macam-macam atribut lingkungan yang mempunyai hubungan dengan segi-segi dan efektivitas

khususnya atribut lingkungan yang mempunyai hubungan dengan segi-segi tertentu dari efektivitas khususnya atribut diukur pada tingkat individual.

Lingkungan eksternal adalah kekuatan yang timbul dari luar batas organisasi yang memperngaruhi keputusan serta tindakan di dalam organisasi seperti kondisi ekonomi, pasar dan peraturan pemerintah.

3)    Karakteristik Pekerja
Karakteristik pekerja berhubungan dengan peranan perbedaan individu para pekerja dalam hubungan dengan efektivitas. Para individu pekerja mempunyai pandangan yang berlainan, tujuan dan kemampuan yang berbeda-beda pula. Variasi sifat pekerja ini yang sedang menyebabkan perilaku orang yang berbeda satu sama lain. Perbedaan tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap efektivitas organisasi. Dua hal tersebut adalah rasa keterikatan terhadap organisasi dan prestasi kerja individu.

4)    Kebijakan dan praktek manajemen
Karena manajer memainkan peranan sentral dalam keberhasilan suatu organisasi melalui perencanaan, koordinasi dan memperlancar kegiatan yang ditujuan ke arah sasaran. Kebijakan yang baik adalah kebijakan tersebut secara jelas membawa kita ke arah tujuan yang diinginkan. Kebijakan harus dipahami tidak berarti bahwa kebijakan harus ditulis (Amstrong, 1993: 49). Pada intinya manajemen adalah tentang memutuskan apa yang harus dilakukan kemudian melaksanakannya melalui orang-orang (Amstrong, 1993: 14). Definisi ini menekankan bahwa dalam organisasi merupakan sumber daya terpenting.
Dari faktor kebijakan dan praktek manajemen ini, sedikitnya diindentifikasikan menjadi enam variabel yang menyumbang efektivitas yaitu: 1) penyusunan tujuan strategis, 2) pencarian dan pemanfaatan sumber daya, 3) menciptakan lingkungan prestasi, 4) proses komunikasi, 5) kepemimpinan dan pengambilan keputusan dan 6) inovasi dan adaptasi.


Sumber:

Rabu, 09 Januari 2013

Tugas 3 Pengantar Bisnis (Meilani Irnaningsih, 24212526, 1EB12)


1.     Apa yang anda ketahui mengenai bisnis ?
Jawab:  Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan keuntungan. kata bisnis dari bahasa Inggris business, yaitu kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu maupun komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan yang banyak.

2.     Jelaskan definisi menurut 10 pakar di dunia ?
Jawab:
1.      Mahmud Mach Foedz
-Bisnis adalah perdagangan yg dilakukan oleh sekelompok orang yg terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

2.      Brown dan Petrello
-Bisnis adalah suatu lembaga yg menghasilkan barang dan jasa yg dibutuhkan masyarakat.apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnispun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.

3.      Steinford
-Bisnis adalah aktifitas yg menyediakan barang atau jasa yg diperlukan oleh konsumen yg memiliki badan usaha, maupun perorangan yg tidak memiliki badan hukum maupun badan usaha seperti, pedagang kaki lima yg tidak memiliki surat izin tempat usaha.

4.      Hughes dan Kapoor
-Bisnis ialah suatu kegiatan usaha individu yg terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang jasa guna mendapatkan keuntungan.
           
5.      Mussleman dan Jackson
-Bisnis adalah suatu aktifitas yg memenuhi kebutuhan dan keinginan ekonomis masyarakat dan perusahaan di organisasikan untuk terlibat dalam aktivitas tersebut.


6.      Allan Affuah
-Bisnis merupakan sekumpulan aktiftas yg dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan dan mentransformasi berbagai sunber daya menjadi barang/jasa yg diinginkan konsumen.

7.      Glos, Steade dan Lawry
-Bisnis adalah jumlah seluruh kegiatan yg diorganisir oleh orang2 yg berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industri yg menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan mempertahankan dan memperbaiki standard serta kualitas hidup mereka.

8.      Huat, T Chwee
-Bisnis dalam arti yg luas adalah istilah umum menggambarkan semua aktifitas dan institusi yg menproduksi barang dan jasa dalam kehidupan sehaari – hari.

9.      Griffin dan Ebert
“Business is an organization that provides goods or services in order toearn provit”. Sejalan dengan definisi tersebut, aktifitas bisnis melalui penyediaan barang dan jasa bertujuan untuk menghasilkan profit (laba). Suatu perusahaan dikatakan menghasilkan laba apabila total penerimaan pada suatu periode (Total Revenues) lebih besar dari total biaya (Total Costs).
10.  Robert T Kiyosaki
Bisnis adalah bukan sekedar jual produk atau jasa, tetapi ditambah dengan system. Menurut pakar bisnis Robert T Kiyosaki ada tiga cara untuk memiliki sistem sbb:
1. Membuat sendiri ( misal perusahaan, modal > 1 M )
2. Membeli waralaba ( modal >100 Juta )
3. Mengikuti pemasaran jaringan ( termasuk Networking, MLM , Online     bussines seperti reseller dan affiliate program ).

3.     Jelaskan mengenai Franchaising ?
Jawab:
Franchising (pewaralabaan) pada hakekatnya adalah sebuah konsep pemasaran dalam rangka memperluas jaringan usaha secara cepat. Dengan demikian, franchising bukanlah sebuah alternatif melainkan salah satu cara yang sama kuatnya, sama strategsinya dengan cara konvensional dalam mengembangkan usaha. Bahklan sistem franchise dianggap memiliki banyak kelebihan terutama menyangkut pendanaan, SDM dan managemen, keculai kerelaan pemilik merek untuk berbagi dengan pihak lain. Franchising juga dikenal sebagai jalur distribusi yang sangat efektif untuk mendekatkan produk kepada konsumennya melalui tangan-tangan franchisee.
Selain pengertian waralaba, perlu dijelaskan pula apa yang dimaksud dengan franchisor dan franchisee.
·         Franchisor atau pemberi waralaba, adalah badan usaha atau perorangan yang memberikan hak kepada pihak lain untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimilikinya.
·         Franchisee atau penerima waralaba, adalah badan usaha atau perorangan yang diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas yang dimiliki pemberi waralaba.

4.     Beri contoh bisnis internasional di Indonesia yang sedang maju saat ini dan jelaskan secara bisnis ?
Jawab:
Kain Tenun
Bisnis Kain Tenun saat ini sudah di ekspor sampai negara Eropa. Contohnya Perajin kain tenun khas Bali atau “endek” di Denpasar mengekspor produknya ke Jepang. Saat ini kain itu tidak hanya digunakan di wilayah Bali, tapi sudah dieskpor ke Jepang oleh beberapa pengrajin di Bali. Kain tersebut memiliki kualitas dan desain yang bagus sehingga disukai oleh mayarakat di negara matahari terbit itu. Selain ke Jepang, saat ini tengah dilakukan penjajakan untuk menjual kain dan busana endek ke Australia.
Pengrajin tenun telah melakukan promosi ke negara tersebut dan tengah dilakukan penjajakan untuk pemasarannya. Pada tahun 1980-an, pasar tersebut menjadi pusatnya penjualan kain endek di Pulau Dewata, tapi saat ini eksistensinya terimbas dan bergeser ke wilayah lain. Sekarang banyak masyarakat yang memilih kain tenun endek di Pasar Klungkung. Oleh karena itu, pihaknya berupaya mewujudkan keinginan tersebut dengan menyiapkan berbagai sarana infrastruktur pendukung di Pasar Kumbasari.



5.     Jelaskan apa yang dimaksud dengan Perusahaan, Organisasi, Manajemen, Manajemen Produksi ?
Jawab:
v  Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua factor produksi. Setiap perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak. Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya. Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi.
v  Organisasi terdiri dari kata organon yang berarti alat. Organon berasal dari bahasa yunani. Dalam kamus besar Indonesia organisasi memiliki pengertian kelompok kerja sama antara orang-orang yg diadakan untuk mencapai tujuan bersama.
v  Manajemen : Istilah manajemen memiliki berbagai pengertian. Secara universal manajemen adalah penggunaan sumberdaya organisasi untuk mencapai sasaran dan kinerja yang tinggi dalam berbagai tipe organisasi profit maupun non profit.
v  Manajemen Produksi merupakan salah satu bagian dari bidang manajemen yang mempunyai peran dalam mengoordinasi kan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan. Untuk mengatur kegiatan ini, perlu dibuat keputusan-keputusan yang berhubungna dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan apa yang direncanakan. Dengan demikian, manajemen produksi menyangkut pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.

Rabu, 14 November 2012

Pengantar Bisnis "OPINI" KFC (Meilani Irnaningsih , 24212526 , 1EB12)


Saya ingin memberikan opini saya tentang bisnis KFC. Seperti yang kita ketahui, sekarang KFC berada di setiap pelosok Indonesia bahkan mancanegara. Dan banyak orang-orang yang datang ke tempat ini. Karena makanannya yang enak dan lezat. KFC adalah makanan cepat saji yang di gemari seluru penikmatnya. KFC menyuguhkan berbagai jenis makanan yang terjangkau bagi anak sekolahan ataupun mahasiswa. KFC terus berimajinasi dengan menciptakan menu-menu yang terbaru yang menggugah selera setiap penikmatnya. Ada menu Family , Party, Snackables, Desserts, Kids Meals dan lain-lain. Banyak juga menu-menu yang digemari oleh anak-anak seperti ice cream dan kentang goreng dan tentu saja dengan harga yang terjangkau dan aman bagi anak-anak.
KFC juga menyediakan paket Chaky birthday party buat anak-anak yang merayakan ulang tahun dengan berbagai macam pernak-perniknya. KFC juga sebagai tempat tongkrongan para remaja dan tempat berkumpul keluarga bersama. KFC juga meyediakan layanan pesan antar. Pelayanan pesan anatar ini menurut saya cukup memuaskan, karena kita juga tidak harus perlu mengantri di loket dan layanan ini juga cukup cepat mengantar pesanan yang kita mau. Jadi kita hanya tinggal menunggu pesanan kita sampai di rumah. Layanan ini disebut KFC Catering & Home Delivery yang memenuhi kebutuhan komsumsi berbagai acara keluarga atau kantor ( reuni, arisan, pesta, bazzar, dan lain-lain ) kapan saja dan dimana saja. Layanan yang tepat waktu dan anda bisa memilih menu KFC yang fresh dan lezat.

Selasa, 13 November 2012

Pengantar Bisnis "OPINI" (Meilani Irnaningsih , 24212526 , 1EB12)



Opini tentang SEVEL ELEVEN (SEV-EL)

Saya akan memberikan opini saya tentang Seven eleven. Beberapa tahun belakangan ini, kita banyak disuguhkan dengan hadirnya Seven Eleven atau bahasa kerennya Sev-El. Sev-El hadir di setiap lokasi strategis di Jakarta. Pengunjung Sev-El tidak hanya usia muda saja, tetapi semua usia yang dating ke tempat ini. Siapa saja bisa merasakan kenyamanan dalam kemewahan di Sev-El dan boleh datang hanya untuk sekedar ngobrol, main, jajan.
Para pengunjung seakan menggangap Sev-El sebagai tempat pengganti rumah ataupun kantor. Maka tidak mengherankan lagi apabila banyak pengunjung-pengunjung yang datang dengan membawa laptop, buku, atapun berkas-berkas pekerjaan ke tempat ini. Hanya untuk sebatas mengobrol diskusi dan membahas isu-isu yang terkini menjadi suguhan yang mengemaskan perbincangan di sudut-sudut outlet Sev-El. Sembari minum kopi atau camilan yang terjangkau, mereka terlihat begitu hangat menjadi bagian dari apa yang dijual oleh Seven-eleven.
Mereka menyatu seakan tidak terlepas dari budaya "nongkrong" tersebut. Tanpa mereka sadari mereka telah memasukkan Sev-El menjadi bagian dari gaya hidup mereka. Di Sev-El tampak berbaurnya antar generasi, karena di Sev-El tidak di jumpai Lifestyle yang sekarang ini banyak digemari generasi muda sekarang ini. Generasi yang tidak dibatasi oleh usia, dari ABG sampai angkatan 50-an. Sev-El yang mampu mengakomodasi kebutuhan bagi setiap pengunjungnya. Dengan Sev-El memanfaatkan perubahan sosial di tengah masyarakat sehingga mendongkrak nilai jual bagi bisnisnye tersebut. Namun bukan hanya itu saja, sevel mampu menanamkan mindset bagi pengunjung untuk membawa kehidupan pribadi ke wilayah publik. Dan dengan menjadikan Sev-El sebagai "rumah" kedua bagi para pengunjung yang menikmatinya. Sebuah strategi yang cukup bagus yang dilakukan oleh orang-orang yang ingin menjadikan perubahan yang baru sebagai daya tarik dan kekuatan yang beda bagi bisnis ini.