Senin, 04 Mei 2015

Pronoun

Pronoun adalah kata yang digunakan untuk menggantikan noun (kata benda) yang dapat berupa orang, benda, hewan, tempat, atau konsep abstrak. Kata ganti benda ini merupakan satu dari delapanpart of speech.
Macam-Macam dan Contoh Kalimat Pronoun
Berikut macam-macam dan contoh kalimat pronoun beserta penjelasan singkatnya.

Penjelasan
Contoh Kalimat Pronoun
Personal Pronoun (I, you, they, we, she, he, it, us, her, his, them, mine, yours, its)
Kata ganti untuk orang, hewan, benda, atau hal secara spesifik. Bentuk kata ganti ini tergantung pada peran (subject, object, possessive), jumlah, orang ke-, dan gender dari
noun yang digantikan.
Yours is on the table.
(Punyamu di atas meja.)
Demonstrative Pronoun (this, that, these, those)
Kata ganti yang menggunakan parameternumber (jumlah) dan distance (jarak).
This is the most interesting book I have ever read.
(Ini buku paling menarik yang saya pernah baca.)
Interrogative Pronoun (who, what, which, whose, whom, etc)
Kata ganti yang digunakan untuk mengajukan pertanyaan.
Who is that man?
(Siapa lelaki itu?)
Relative Pronoun (who, whose, which, whom, etc)
Kata ganti yang biasanya mengawali relative clause yang menerangkannoun.
The packet, which was sent a week ago, has received.
(Paket tersebut, yang dikirim seminggu lalu, telah diterima.)
Indefinite Pronoun (anything, everything, none, etc)
Kata ganti untuk orang, benda, atau hal secara umum atau tidak spesifik.
You did everything right.
(Kamu melakukan semuanya dengan benar.)
Reflexive Pronoun (myself, yourself, itself, etc)
Kata ganti yang digunakan untuk menyatakan bahwa subjek menerima aksi dari verb (reciprocal action) pada suatu clauseatau kalimat.
I‘m going to buy myself new jeans.
(Saya akan membeli celana jins.)
Intensive Pronoun (myself, yourself, itself, etc)
Kata ganti yang digunakan untuk memberikan penekanan pada noun yang mendahuluinya.
myself promise not to corrupt the project.
(Saya berjanji tidak akan mengorupsi proyek tersebut.)
Reciprocal Pronoun (each other, one another)
Kata ganti yang digunakan pada kondisi ketika dua atau lebih subjek melakukan aksi yang sama satu sama lain.
They love each other.
(Mereka saling mencintai.)
Pronoun-Antecedent Agreement
Pronoun-antecedent agreement merupakan persesuaian antara pronoun dengan antecedent dalam hal numberperson, dan gender. Apa itu antecedent? yaitu kata, frasa, atau klausa yang digantikan oleh pronounAgreement ini diperlukan tentunya jika ada keduanya di dalam kalimat.
Contoh:
You should take off your shoes there. [antecedentpronoun]
Expletive Pronoun (There & It)
Expletive merupakan “empty words” atau kata-kata yang tidak menambah arti, namun berguna untuk memberi penekanan pada bagian tertentu suatu kalimat. There/it digunakan bersama verb be untuk membentuk expletive construction.
Contoh:
·         There is no food in my house. (Tidak ada makanan di rumahku.)
·         It was easy to meet him. (Dulu mudah bertemu dengannya.)

Contoh soal Pronoun
1.  The Italian boy has two bicycles. One is a touring bicycle, and … is a BMX
Ø  The other
 The other digunakan untuk menambahkan noun lain yang masih berada dalam satu group (singular spesific noun)
2.  Some of the students had their friends take … final examination results
Ø  Their
Some yang diikuti oleh prepositional phrase mungkin diikuti singular atau plural pronoun, tergantung number dari object of the preposition
3.  I’m particularly interested in Mathematical Physics.
… techniques are mathematical, nevertheless … subject is physical
Ø  Its
Karena Physics merupakan plural form noun dengan singular meaning, maka padanannya its (singular)
4.  Neither Lesti nor her classmates submitted … fellowship application this morning
Ø  Their
Jika antecedent (Lesti, classmates) dihubungkan dengan NOR, pronoun mengikuti number dari antecedent yang terdekat (classmates)
5.  The economist … you want to interview is sitting next to our manager
Ø  Whom
Relative clause “you want to interview” membutuhkan object pronoun “whom”

Sumber :


Subject - Verb Agreement

Subject-verb agreement adalah persesuaian antara verb (kata kerja) dengan subject kalimat dalam hal number, yaitu: singular (tunggal) atau plural (jamak). Subjek dapat berupanoun (kata benda), pronoun (kata ganti), atau konstruksi lain yang berakting sebagai noun, seperti gerund dan infinitive. Pada dasarnya, singular subject (subjek tunggal) menggunakan singular verb (kata kerja tunggal), sedangkan plural subject (subjek jamak) menggunakan plural verb (kata kerja jamak).
Subject-Verb Agreement (Umum)
Secara umum pada bentuk present tensesingular verb berupa base form (bentuk dasar) dari verb dengan ditambahkan ending (akhiran) -s. Adapun pada plural verb tanpa ditambahkan ending -s (sebaliknya, plural subject ditambahkan ending -s). Aturan kata kerja ini berlaku pula pada subjek berupa third person (orang ketiga, contoh: Ricky, Anna) dan semua personal pronoun (they, we= jamak; he, she, it= tunggal), kecuali I dan you. Walaupun berupa subjek tunggal, I dan you dipasangkan dengan kata kerja bentuk jamak (tidak termasuk verb “be” (was, am) pada “I”).
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement [subject= bold; verb= italic]:
1
The sun rises. (Matahari terbit.)
2
The stars shine. (Bintang bersinar.)
3
Leo rarely eats white bread. (Leo jarang makan roti putih.)
4
You go straight ahead then turn left.
(Kamu jalan lurus ke depan lalu belok kiri.)
Namun jika ada helping verbmaka helping verb-nya yang berubah sedangkan main verb dalam bentuk dasar (base form verb). Pilihan helping verb dalam bentuk tunggal-jamak-nya adalah is-aredoes-do, dan has-have. Khusus untuk has-haveagreementtidak berlaku jika kata tersebut merupakan second helping verb atau digunakan dibelakang helping verb lainnya.
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement [subject= bold; verb= italic; helping verb= underline]:

1
My boss always comes on time.
(Bos saya selalu datang tepat waktu.)
2
They like eating out. (Mereka suka makan diluar.)
3
He is working. (Dia sedang bekerja.)
4
I do submit the task. (Saya harus mengirimkan tugas tersebut.)
5
The manager has checked the documents.
(Manager telah mengecek dokumen-dokumen tersebut.)
6
will have been sleeping for an hour when you arrive.
(Saya akan sudah tidur selama satu jam ketika kamu tiba.)
has-have TIDAK BERLAKU
Sedangkan pada past tense, tidak ada perbedaan bentuk kata kerja dalam hal number(tunggal atau jamak)  jika tidak ada helping verb, yaitu: was-were.
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement [subject= boldhelping verb=underline]:
1
The cat was sleeping. (Kucing itu sedang tidur.)
2
We were roasting corn. (Kita sedang membakar jagung.)
3
She drove fast. (Dia mengebut.) TIDAK BERLAKU
Adapun jika kata kerja yang digunakan berupa linking verb, maka isam (khusus I), was (past tense) digunakan oleh singular subject, sedangkan are dan were (past tense) oleh plural subject.
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement [subject= bold; linking verb= italic]:
1
Ricky is smart. (Ricky pintar.)
2
The children are naughty. (Anak-anak itu nakal.)
3
I was a stamp collector. (Saya dulu pengoleksi prangko.)
4
My books were borrowed by him. (Buku-buku saya dipinjam dia.)
Permasalahan pada Subject-Verb Agreement
Subject-verb agreement menjadi membingungkan ketika  dihadapkan pada persoalan seperti: subjek berupa collective nouncompound subjectplural form dengan maknasingular, dan indefinite pronoun. Selain itu, ada pula phrase atau clause yang menyela subjek dan kata kerja sehingga cukup dapat membingungkan didalam penentuanagreement-nya.
Berikut penjelasan dan beberapa contoh subject-verb agreement. [Subject= bold; verb, linking= italic; helping verb= underline]
No
Subject-Verb Agreement
Contoh Subject-Verb Agreement
1
Collective Noun
Collective noun merupakan kata benda yang digunakan untuk menyatakan suatu nama kumpulan (terdiri dari lebih dari satu anggota). Sebagai subjek, kata benda ini dapat singular atau plural tergantung konteks.Jika anggota kumpulan melakukan hal yang sama secara serentak, maka kata benda ini dianggap sebagai suatu kesatuan subjek dengan singular verb.
Sebaliknya, bila anggota dari kumpulan bertindak secara individual, maka dianggap sebagai subjek jamak dengan kata kerja yang jamak pula.
The team is going
on holiday now.
[Artinya: Para anggota team sedang pergi berlibur (bersama-sama)
sekarang.]
The team are going
on holiday now.
[Artinya: Para anggota tim sedang berlibur (masing-masing) sekarang.]

Contoh Soal Subject-Verb Agreement

1.  Septina and I … baking sponge cakes at this time yesterday
Ø  Were
Dua atau lebih subjek yang dihubungkan dengan AND menggunakan plural verb
2.  Whether to buy or rent a house … an important financial question
Ø  Is
Dua atau lebih singular subjek dihubungkan dengan OR menggunakan singular verb
3.  … Tika or her co-workers sleep at work?
Ø  Does
Verb disesuaikan dengan compound subjek (menggunakan OR) yang terdekat posisinya dengannya, apakah singular atau plural
4.  Physics … been my favorite subject since I was 15 years old
Ø  Has
Cabang keilmuan dengan ending -ics bermakna singular sehingga diikuti singular verb
5.  Mumps usually … through saliva
Ø  Spreads
Nama penyakit dengan ending -s seperti measles atau mumps bermakna singular sehingga menggunakan singular verbNama penyakit dengan ending -s seperti measles atau mumps bermakna singular sehingga menggunakan singular verb

Sumber :